Untuk kesekian kalinya kamu menghampiriku dalam mimpi..
Memperlihatkan harapanku..
Ketahuilah itu sangat meyakitkan..
Terlebih itu membuatku kembali mengingatmu..
Dan semakin menyadarkanku jika kamu tidak nyata untukku..
Namun sakit yang kamu buat itu sangat nyata..
Entah dari mana datangnya..
Kini sekelompok pilu kini tinggal dihatiku..
Menghasut pikiranku..
Memusnahkan perasaan baru..
Seakan memenjaraiku atas namamu..
Nama yang perah selalu aku sebut dalam do'a dipagi buta.
No comments:
Post a Comment