Dengan datangnya mendung aku menatap lirih
Terbaring di hamparan pasir dengan oase
Ia menipu penglihatan dengan menghadirkan dirimu
Nyatanya dirimu memang sebuah oase
Aku berdarah-darah di tempat ini kasih
Tapi kau tidak akan menemukannya
Ambilkan sebuah batu dan hantamkan kepadaku
Itu tak sesakit saat kau menghilangkan dirimu
Kau hanya oase dan akan terus seperti itu
Kau hanya oase dan itu sebuah kebenaran
Rasanya tidak akan pernah berubah
Tanpa terkecuali..
Sejauh mata memandang aku ingin berbaring
Berbalik melihat semua kenyataan yang melebihi imajinasi
Aku memang tak akan terbunuh di tempat seperti ini
Namun untuk berjalan, aku tak mampu
Bacakan aku syair indah tentang semua yang indah
Bacakan tepat ditelingaku dimana hanya ada siulan angin
Buat aku kembali terjaga dari semua mimpi ini kasih
Kebengisan ku akan menghilang untuk sesaat itu
Terbaring di hamparan pasir dengan oase
Ia menipu penglihatan dengan menghadirkan dirimu
Nyatanya dirimu memang sebuah oase
Aku berdarah-darah di tempat ini kasih
Tapi kau tidak akan menemukannya
Ambilkan sebuah batu dan hantamkan kepadaku
Itu tak sesakit saat kau menghilangkan dirimu
Kau hanya oase dan akan terus seperti itu
Kau hanya oase dan itu sebuah kebenaran
Rasanya tidak akan pernah berubahTanpa terkecuali..
Sejauh mata memandang aku ingin berbaring
Berbalik melihat semua kenyataan yang melebihi imajinasi
Aku memang tak akan terbunuh di tempat seperti ini
Namun untuk berjalan, aku tak mampu
Bacakan aku syair indah tentang semua yang indah
Bacakan tepat ditelingaku dimana hanya ada siulan angin
Buat aku kembali terjaga dari semua mimpi ini kasih
Kebengisan ku akan menghilang untuk sesaat itu
No comments:
Post a Comment