Pagiku kini benar-benar sepi, bahkan bisa dibilang suram
Namamu yang melegenda di sanubari ini kini kian memudar
Di helaan nafas dengan pekat asap rokok aku mulai melupakanmu
Kini aku bisa kembali menatap sang mentari dengan senyum ramahnya
Kau memang telah pergi dan aku dipaksa selalu menyadarinya
Tak lebih dari kisah pilu yang lahir dari rahim gejolak cinta yang lalu
Perlahan waktu memangkas semua pengetahuan ku terhadap mu
Dari segala pengakuan jiwa akan dahaganya kata sayang darimu
Meski dengan tertatih aku mulai melangkahkan kaki kembali
Bahkan sedikit jerit dihati menyadari jika tidak ada kau disisi
Aku harus belajar jika sebelum denganmu aku pernah baik saja
Kini aku menatap kepergianmu yang mulai terlupakan
Aku memang tidak bisa menampik jika rasa kecewa kini bersemayam diatas namamu
Tapi bahkan sekalipun aku menampiknya, itu akan menghasilkan sesuatu yang sama
Asbab melihatmu tersenyum sekalipun hanya akan membuat goresan baru dihati
Dengan segala keterbatasan kepergianmu yang mulai terlupakan
Kini hati yang dicerca penyesalan pun mulai memahami sesuatu
Sesuatu yang mutlak tidak akan pernah ia miliki lagi
Aku mulai menyadari jika kepergianmu yang mulai terlupakan
Dari segala akhir, kepergianmu yang mulai terlupakan
Namamu yang melegenda di sanubari ini kini kian memudar
Di helaan nafas dengan pekat asap rokok aku mulai melupakanmu
Kini aku bisa kembali menatap sang mentari dengan senyum ramahnyaKau memang telah pergi dan aku dipaksa selalu menyadarinya
Tak lebih dari kisah pilu yang lahir dari rahim gejolak cinta yang lalu
Perlahan waktu memangkas semua pengetahuan ku terhadap mu
Dari segala pengakuan jiwa akan dahaganya kata sayang darimu
Meski dengan tertatih aku mulai melangkahkan kaki kembali
Bahkan sedikit jerit dihati menyadari jika tidak ada kau disisi
Aku harus belajar jika sebelum denganmu aku pernah baik saja
Kini aku menatap kepergianmu yang mulai terlupakan
Aku memang tidak bisa menampik jika rasa kecewa kini bersemayam diatas namamu
Tapi bahkan sekalipun aku menampiknya, itu akan menghasilkan sesuatu yang sama
Asbab melihatmu tersenyum sekalipun hanya akan membuat goresan baru dihati
Dengan segala keterbatasan kepergianmu yang mulai terlupakan
Kini hati yang dicerca penyesalan pun mulai memahami sesuatu
Sesuatu yang mutlak tidak akan pernah ia miliki lagi
Aku mulai menyadari jika kepergianmu yang mulai terlupakan
Dari segala akhir, kepergianmu yang mulai terlupakan



